Featured image of post Jeda Dua Pekan, Persita Tangerang Jaga Ritme dengan Uji Coba Dewa United sebelum Hadapi Garudayaksa

Foto: Media Indonesia/Antara

Jeda Dua Pekan, Persita Tangerang Jaga Ritme dengan Uji Coba Dewa United sebelum Hadapi Garudayaksa

Kompetisi berhenti selama dua pekan, tapi program Persita Tangerang justru dipadatkan. Selama jeda internasional BRI Super League 2026/2027, Pelatih Carlos Pena menegaskan fokus utama tim adalah menjaga ritme permainan sekaligus merapikan kondisi fisik pemain, agar Pendekar Cisadane siap saat liga bergulir kembali.

Rencananya, Persita menjamu Garudayaksa FC pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027, Sabtu (10/10/2026) di Banten International Stadium. Laga itu menjadi target utama dari seluruh program latihan yang dijalankan sepanjang dua pekan tanpa laga resmi ini.

Jeda Kompetisi Justru Dimanfaatkan untuk Mengasah Fisik

Dalam keterangan resmi klub yang dikutip pada Sabtu (3/10/2026), Pena menjelaskan bahwa jeda ini dipakai untuk menaikkan kondisi fisik sejumlah pemain yang memang membutuhkan peningkatan beban kerja. Pelatih asal Spanyol itu tidak ingin ada pemain yang kehilangan sentuhan meski jadwal resmi berhenti.

“Dalam jeda kompetisi kali ini, kita ingin meningkatkan kondisi fisik beberapa pemain yang membutuhkan, agar semua pemain dalam kondisi terbaik,” ujar Pena.

Program yang disusun tim pelatih tidak hanya soal latihan fisik. Aspek teknik bermain dan analisis calon lawan masuk dalam agenda harian. Pena ingin pemainnya kembali ke lapangan dengan dua bekal sekaligus: tubuh yang segar dan pemahaman taktik yang lebih tajam.

Uji Coba Lawan Dewa United, Pemuncak Klasemen

Sebagai bagian dari menjaga ritme bertanding, Persita menjadwalkan laga uji coba menghadapi Dewa United pada akhir pekan ini. Uji coba itu penting karena selama dua pekan pemain tidak merasakan atmosfer pertandingan kompetitif.

“Kami juga akan menjalani laga uji coba melawan Dewa United, agar kami tidak kehilangan ritme bertanding. Ini untuk mempersiapkan laga melawan Garudayaksa,” kata Pena.

Lawan yang dipilih tergolong tajam. Berdasarkan klasemen sementara BRI Super League 2026/2027, Dewa United berada di puncak dengan 10 poin dari empat laga, rekor tiga menang dan satu seri, serta belum terkalahkan. Menghadapi tim sekuat itu dalam pertandingan uji coba dinilai Pena sebagai simulasi yang tepat sebelum meladeni Garudayaksa.

Persiapan Menghadapi Garudayaksa FC

Menjelang pekan keempat, Persita menaruh perhatian khusus pada Garudayaksa FC. Meski berstatus tim promosi, Pena menegaskan calon lawan mereka memiliki materi pemain berkualitas yang patut diwaspadai.

“Persiapan kami melawan mereka (Garudayaksa) dimulai dengan menganalisa cara mereka bermain, tentu dalam dua pekan ini kami menjaga kondisi fisik agar tetap dalam ritme bermain,” jelas Pena.

“Kami menganalisa mereka dan mereka memiliki pemain yang bagus yang akan kami hadapi.”

Garudayaksa sendiri naik kasta setelah juara Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026. Dalam tiga laga perdana musim ini, tim berjuluk Spirit of Garuda itu belum sekali menang: imbang 1-1 saat bertandang ke Java United, kalah 0-2 dari Persik Kediri di kandang, lalu imbang 1-1 lagi di markas Persebaya. Meski demikian, kehadiran pemain berpengalaman seperti Andik Vermansah membuat tim asuhan Milos Joksic itu tetap layak diwaspadai.

Kabar Baik: Pablo Ganet dan Dion Markx Kembali

Ada tambahan kekuatan untuk Persita pada pekan depan. Dua pemain kunci, Pablo Ganet dan Dion Markx, dijadwalkan bergabung kembali dengan skuad utama. Keduanya absen pada laga-laga sebelumnya dan kehadiran mereka dinilai Pena akan membuat tim lebih siap menghadapi Garudayaksa.

“Ketika minggu depan, kami akan memiliki kembali Pablo Ganet dan Dion Markx bersama dan kami akan lebih siap dalam menghadapi Garudayaksa,” paparnya.

Kembalinya Ganet dan Markx menjawab kebutuhan Persita di lini tengah. Sepanjang musim, Pena memang terlihat menginginkan variasi opsi gelandang untuk menjaga intensitas permainan sepanjang 90 menit.

Posisi Persita: Lima Poin, Belum Terkalahkan

Tiga laga awal musim membawa Persita mengumpulkan lima poin berkat satu kemenangan dan dua hasil imbang. Rinciannya: imbang 1-1 saat bertandang ke PSIM Yogyakarta pada pekan pertama, menang 3-2 atas Java United di pekan kedua, lalu bermain imbang 2-2 dengan PSM Makassar di Parepare pada 19 September 2026.

Catatan itu menempatkan Persita di jalur yang positif: belum terkalahkan dengan enam gol tercipta. Di sisi lain, lima gol ke gawang sendiri menunjukkan lini pertahanan masih perlu perbaikan — hal yang akan terus dikejar tim pelatih selama jeda ini.

Jeda kali ini muncul bersamaan dengan jeda internasional FIFA, ketika sebagian pemain tim nasional meninggalkan klubnya masing-masing. Bagi klub seperti Persita yang tengah menjaga konsistensi, jadwal seperti ini selalu punya dua sisi: waktu pemulihan yang cukup, sekaligus risiko kehilangan kecepatan permainan karena absennya laga resmi.

Selama dua pekan itu pula, tim pelatih memilih menutup akses pertandingan dengan beban latihan yang terukur. Kondisi fisik pemain yang sebelumnya mengalami penumpukan kelelahan diberi ruang pemulihan, sementara pemain yang jarang mendapat menit bermain diberi tambahan beban agar tampil siap saat dibutuhkan.

Menariknya, Persita bukan satu-satunya tim Tangerang yang menjadwalkan agenda padat pada periode ini. Klub-klub di kawasan Tangerang Raya memanfaatkan jeda dengan laga uji coba dan program pembinaan, sejalan dengan upaya menjadikan wilayah ini sebagai salah satu poros sepak bola di Banten.

Dua Pekan yang Menentukan

Bagi warga Tangerang, laga Persita vs Garudayaksa pekan depan menjadi agenda olahraga yang layak ditunggu di Banten International Stadium. Kehadiran Pablo Ganet dan Dion Markx, ditambah uji coba lawan Dewa United, memberi gambaran bahwa Pena serius memanfaatkan setiap hari jeda untuk membangun tim yang lebih siap.

Pertanyaannya kini, apakah program padat selama dua pekan ini mampu mengubah Persita dari tim yang sulit menang menjadi tim yang tajam di depan gawang? Jawabannya baru terlihat Sabtu pekan depan.

Sumber: Persita FC — Jeda Internasional Pendekar Terus Menjaga Ritme Bermain, Media Indonesia — Persita Tangerang Fokus Jaga Ritme Permainan di Jeda Super League 2026/2027, Bola.com — Dari 386 Penonton, Garudayaksa FC Berharap Pakansari Makin Dipadati Penonton, Klasemen BRI Super League

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy