Featured image of post Harga Cabai Rawit Merah dan Daging Sapi di Tangsel Naik Sepekan, Pedagang Sindir Kenaikan Tak Biasa

Foto: Kabar6

Harga Cabai Rawit Merah dan Daging Sapi di Tangsel Naik Sepekan, Pedagang Sindir Kenaikan Tak Biasa

Sepekan terakhir, warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus merogoh kocek lebih dalam saat belanja di pasar. Sejumlah komoditas pertanian mengalami kenaikan, mulai dari cabai hingga daging sapi, dan kondisi ini disebut sudah berlangsung sejak akhir September 2026.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangsel, Mohammad Hardi, mengonfirmasi kenaikan tersebut. Berdasarkan data survei petugas, harga daging sapi bergerak dari Rp148.000 per kilogram menjadi Rp150.000 per kilogram.

“Harga dari Pasar Induk Kramat Jati sudah tinggi,” ujar Hardi pada Rabu (30/9/2026), merujuk pada tingginya harga dari pemasok besar sebagai akar masalahnya.

Cabai Meroket, Keriting Ikut Naik

Selain daging, harga cabai rawit merah juga melonjak dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting naik dari Rp60.000 ke Rp65.000 per kilogram. Kenaikan ini merata karena pedagang menerima harga yang sama dari pemasok.

Kenaikan daging sapi juga tak lepas dari peran rumah pemotongan hewan (RPH) yang sudah lebih dulu menaikkan patokan harga, sehingga otomatis mengerek harga jual di pasar-pasar.

Haris, mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Kota Tangsel, menyebut harga tersebut sudah berlaku di semua pedagang daging. “Semua pedagang daging emang udah jual 150 ribu per kilogramnya,” ucapnya.

Pedagang: Pasokan Menyusut

Di lapangan, pedagang mengaku kenaikan dipicu berkurangnya pasokan sekaligus tingginya harga dari jagal. Herman, pedagang daging sapi di Pasar Ciputat, bahkan menjual bagian daging khas dalam hingga Rp180.000 per kilogram.

“Itu sudah terjadi beberapa waktu terakhir, biasanya harga naik di hari-hari besar saja,” ujar Herman.

Kenaikan Tak Hanya Terjadi di Tangsel

Secara nasional, harga cabai juga tengah menekan konsumen. Menurut data Posko Informasi Harga Pangan Nasional (PIHPS) pada 1 Oktober 2026, cabai rawit merah di pasar tradisional menembus Rp105.450 per kilogram, naik hampir 10 persen dalam sehari. Harga serupa juga terpantau di sejumlah daerah, termasuk Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, di mana cabai rawit merah merangkak dari kisaran Rp60.000 per kilogram.

Situasi ini menempatkan Tangsel pada jalur yang sama dengan daerah lain: permintaan tetap tinggi sementara pasokan dari pemasok besar terbatas. Pedagang di Pasar Ciputat dan pasar-pasar lain di Tangsel pun hanya bisa menyesuaikan harga jual mengikuti arahan dari rantai pasok di atasnya.

Bagi warga Tangsel, kondisi ini menjadi pengingat untuk cermat sebelum berbelanja. Harga komoditas pangan memang fluktuatif, terutama saat pasokan dari pemasok besar sedang mengetat. Pemerintah kota sendiri melalui Disperindag terus memantau pergerakan harga agar tidak melonjak terlalu jauh. Warga yang ingin berhemat bisa membandingkan harga antar pasar atau memilih komoditas lain yang harganya lebih stabil.

Sumber: Kabar6 ยท Liputan6

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy